logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Kisah Pengalaman Menjaga Bayi

Pengalaman menjaga bayi ini membuat aku menjadi tidak mau berada dirumah ketika sendirian.

ini kisahnya. sudah sejak dari aku duduk di bangku sekolah menengah, aku tinggal dirumah kakak

karena dekat dengan sekolah. sekarang aku sudah lulus SMA, namun aku belum melanjutkan

sekolah karena satu dan banyak hal sampai akhirnya aku memutuskan untuk menetap dulu, mungkin

sambil mencari pekerjaan. karena aku juga tidak selalu ingin menyusahkan kakak. dia juga telah

mempunyai seorang anak kecil yang namanya gian.

gian baru berumur 1 setengah tahun, kalo di lihat sih lagi lucu-lucunya. hari-hari kosong aku isi

bermain bersama gian hingga sampailah pada hari itu dimana kakak harus pergi ke rumah sakit

karena ibu dan istrinya masuk UGD. aku pun ditugaskan untuk menjaga gian dirumah kakak ini.

awalnya aku menolak karena takut berada dirumah malam-malam begini, apalagi ini malam jumat.

tapi aku malah dimarahi dan akhirnya sekitar jam 9 malam, kakak pergi dan aku pun terpaksa

menjaga rumah ini. Sekarang aku hanya berdua dengan gian, malam itu jam menunjukan pukul 9:30

malam. gian saat itu menangis, sehingga aku harus menggendongnya terus. selama aku tinggal

disini, baru sekarang aku berada dirumah sendirian.

aku memang seorang penakut dan selalu berpikiran hal-hal aneh. belum lagi cerita-cerita yang kerap

terdengar mengenai rumah ini, aku pun berjalan-jalan diruang tengah rumah ini dekat dengan pintu

keluar. susu gian habis, membuatku harus membuatkannya susu lagi. dari ruang tengah menuju ke

dapur dengan segala keberanianku sampailah aku didapur dan mulai membuatkan susu sampai...

terdengar suara pintu terbuka.

sontak dengan nada kencang dan penasaran aku berteriak "ka, udah pulang ka?" namun tidak ada

jawaban. aku pun segera membuatkan susu untuk gian, tangan kiri menggendong gian dan

tangan kanan sibuk membuat susu, tiba-tiba... astaga aku mendengar lagi suara pintu terbuka, "ka,

udah pulang ka?" kembali lagi tidak ada jawaban.

susu pun selesai aku buat, gian memulai meminum susu. aku pun berjalan keluar dapur sambil

melihat kiri dan kanan untuk memastikan tidak ada apa-apa. tiba-tiba terdengar suara boneka mainan

keponakanku ini yang berasal dari lantai 2. aku masih mengira itu kakak, aku pun naik ke lantai 2

dan aku melihat.

pintu kamar keponakanku itu tertutup dengan kunci yang masih menggantung diluar pintu. saat aku

membuka pintu, "masih terkunci" dari dalam kamar masih terdengar suara boneka mainan itu. aku

pun membuka kunci pintu itu dan seketika suara boneka itu pun mati. aku melihat sebuah boneka

perempuan yang berada di rak mainan, aku coba gerakan boneka ini tapi tidak bersuara.

aku pun menyimpan kembali boneka itu di rak mainan, aku coba menyelipkannya namun karena

terlalu memaksa akhirnya mainan gian jadi jatuh semua. aku memasukan gian kedalam buaian

tempat tidurnya dan mulai membereskan mainannya.

lalu gian tertawa ketika melihatku membereskan mainannya. tapi ternyata, gian tidak melihat atau

tertawa kearah ku. gian menertawakan sesuatu yang berada dibelakangku. jari gian terlihat menunjuk

sesuatu dibelakangku, gian masih saja tertawa seperti sedang berinteraksi. sambil melihat gian

yang tertawa aku bertanya "dede gian, ada siapa disitu. ada siapa dibelakang om?".

gian menatap lalu telunjuknya menunjuk sesuatu dibelakangku, perlahan aku memberanikan diri

untuk melihat kebelakang. tapi tidak ada siapa-siapa, jantungku mulai berdegup aku mulai merasa

seluruh tubuhku menjadi dingin dan wajahku serasa pucat. aku pun terus membereskan mainan yang

berserakan, ketika aku mengambil sebuah mainan, tangan ini seperti tangan anak kecil.


tangan itu sekarang mulai bergerak-gerak dan terlepas dari genggamanku. kini tangan itu terasa

menyentuh pipi ku, jelas terasa tangannya dingin sekali. tangan itu menarik wajahku untuk

menghadap kedepan sampai aku melihat sebuah sosok yang menyeramkan.

sesosok anak kecil dengan lubang hitam tanpa kedua bola mata dan kedua tangannya itu memegang

pipi ku. anak kecil itu terlihat hitam dan dia seperti tersenyum kepadaku seakan berkata sesuatu.

saat terdengar jelas dia berkata "main yuk".

aku langsung keluar kamar kebawah dan sampai akhirnya berada di halaman depan rumah.

jantung ku bergetar kencang, samar-samar terdengar suara tangisan gian dari lantai atas. karena

ketakutan aku pun sampai lupa membawa gian.

hingga akhirnya kakak datang, begitu sampai kakak langsung memarahi aku karena meninggalkan

gian sendirian di atas. aku pun mencoba menjelaskan kepada kakak kalo tadi aku bertemu hantu

anak kecil. namun kakak terkesan tidak percaya dan kembali menyalahkan aku sampai akhirnya

gian pun tenang dan mulai tertidur. aku duduk diruang tengah, lalu kakak datang dan meminta

maaf dan bercerita bahwa memang hantu anak kecil itu sering terlihat muncul sekitar sini.

belum jelas siapa dan kenapa anak itu meninggal, yang pasti sampai detik ini aku tidak berani

lagi berada dirumah sendirian.
Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. NONTON BOKEP, DOWNLOAD BOKEP, STREAMING BOKEP - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger jasa seo | Created By ThemeXpose | viagra | | mebel jepara | alat bantu sex | produk moment service sofa bandung | vimax jasa seo | jasa seo medan vimax tukang taman surabaya | mebel jepara jual bambu medan mebel jepara SERVICE SOFA BANDUNG | perangsang wanita JASA SEO VIMAX ASLI OBAT PEMBESAR PENIS JUAL OBAT ABORSI OBAT PEMBESAR PENIS OBAT PENGGUGUR KANDUNGAN OBAT KUAT VIAGRA OBAT KENCING NANAH VIMAX ASLI Obat pembesar hammer of thor OBAT PEMBESAR PENIS Hammer of Thor Hammer of Thor service sofa bandung TUKANG TAMAN SURABAYA VIMAX RENTAL MOBIL MEDAN TUKANG TAMAN SURABAYA RENTAL MOBIL MANADO TOKO BUNGA BANDUNG