logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Misteri Hantu Parakang

Saya pernah berjumpa dengan mahluk ini yang berwujud binatang di sebuah desa, di wilayah

bulukumba, tepatnya di Kajang, memang persis yang di katakan orang tua dulu, kalau wujudnya

seperti itu, dan saya telah buktikan dengan mata kepala saya sendiri, di salah satu desa tersebut yang

pernah saya tinggali beberapa hari, masyarakat tidak pernah berani keluar rumah ketika telah malam,

terakhir kali saya kesana masyarakat sudah berani keluar malam paling lama adalah jam 19:00 Wita.

waktu itu saya keluar duduk di teras rumah yang saya tinggali sementara sekitar pukul 22:00 wita

dengan segelas kopi, ngobrol dengan pemilik rumah, walaupun sudah di beritahu sebaiknya jangan

keluar karena bahaya ada parakang, tetapi saya ngotot dengan alasan panas dalam rumah, kami,

karena pemilik rumah khawatir dengan saya, maka dia memilih menemani saya ngobrol diteras

rumahnya, rumah tersebut tidak punya pekarangan luas, hanya berjarak 1 meter dari pintu rumah ke

jalan setapak depan rumah. meskipun banyak rumah, lingkungan tersebut sangatlah sepi, hanya suara

malam yang ada, tidak ada 1 pun suara dari masyarakat yang terdengar kecuali suara kami bertiga.

setelah kira-kira setengah jam kami ngobrol, salah satu orang yang saya temani bersama ke desa

tersebut perhatiannya teralihkan dari saya, posisi duduknya memang berada tepat di pinggir jalan

setapak tersebut, dia melihat jalan dengan wajah heran dan kulihat jidatnya mengkerut seakan ingin

memperhatikan sesuatu dari jauh, saya pun berdiri dari tempat duduk saya dan berdiri ke sisi jalan

ingin melihat apa yang dilihat teman saya, kulihat seekor anjing berwarna putih, dengan kaki

belakang panjang tanpa adanya ekor, kulihat dia berdiri depan pintu sebuah rumah dan sempat

melihat kami kemudian berjalan perlahan-lahan ke kami, tapi saya tidak menunjukkan rasa takut pada

anjing itu, dan anjing itupun lari tanpa di perintah kemudian menghilang begitu saja, teman saya

mengatakan itu parakang, saya hanya tersenyum dan cuma bilang "biarkan mi", tetapi setelah

mencoba mengingat apa yang saya perhatikan tadi, Bentuknya memang sangat janggal, kaki belakang

panjang, ekor tidak ada, dan yang memperkuat dugaan saya, beberapa hari sebelumnya, saya tidak

pernah melihat ada anjing di sekitar desa tersebut, bahkan lolongan anjing pun tidak pernah

terdengar.  beberapa saat setelah itu, saya mendengar sebuah benda berat jatuh tepat di atas rumah

panggung yang jaraknya sekitar 10 meter dari tempat saya duduk. karena rumah tersebut memiliki

atap dari seng, tentunya suaranya besar di tengah heningnya malam, kami semuanya sontak kaget dan

berdiri dari kursi saya, kemudian memperhatikan rumah tersebut yang cukup remang-remang oleh

cahaya dari kejauhan, mencoba berfikir Logis, dan menjalankan logika saya, saya berfikir kalau ada

Kelapa yang jatuh dan menimpa atap rumah itu, tetapi setelah saya perhatikan, sama sekali tidak ada

pohon di sekitar rumah itu. walaupun malam, mata saya masih bisa melihat dengan baik, beberapa

kali saya perhatikan, memang sama sekali tidak ada pohon yang mematahkan logika ku. dan pemilik

rumah hanya berdiri dan mengatakan, sebaiknya kita masuk rumah saja, ini sudah terlalu malam,

sebaiknya tidur. maka saya memilih masuk ke dalam rumah, walaupun tidak ada rasa takut, tapi saya

berfikir, sebaiknya kita menghargai pemilik kampung dan menghargai larangan mereka, karena

kembali mengingat pepatah "dimana Kaki Di Pijak, disitu langit di junjung". oke, kita masuk saja,

saya juga ngantuk, kata saya, kami pun masuk ke dalam rumah.

tidak hanya sampai disitu, saat saya mencoba tidur (belum tidur penuh) , saya merasa ada yang

mencoba menggigit jempol kaki kanan ku, dan saya terbangun duduk melihat, tetapi dengan sigap,

saya rasa dia menarik gigitannya dan menghilang begitu saja, saya pun pindah ke ruang tamu untuk

tidur. setelah pagi, saya keluar dan kembali melihat rumah sumber suara semalam, memang sama

sekali tidak ada pohon. kata pemilik rumah, ada Parakang yang mau melintas, tapi karena melihat

kita, maka dia jatuhkan dirinya. dan kami pun pulang hari itu.

sebenarnya saya sudah beberapa kali pernah mendapatkan pengalaman bersama parakang, setelah

kejadian di wilayah bulukumba sulawesi selatan. karena saya pernah di kejar oleh parakang, percaya

atau tidak, waktu itu saya sedang malakukan Camping bersama para anak pecinta alam, saat itu saya

hanya bertiga menyusul rombongan sebelumnya, karena kami menyusul, maka saya sengaja potong

kompas, tetapi sempat hilang selama 1 jam, karena kami bertepatan pada maghrib berada di tengah-

tengah pegunungan karst di wilayah Kabupaten Maros, di tengah hutan dan pegunungan telah kami

lalui, dan saat saya berada pada persawahan warga, saya mendengar sesuatu dari belakang saya, tapi

jaraknya agak jauh, kami ber tiga, dan saya berada pada posisi paling belakang, setelah saya berbalik,

saya lihat mahluk keluar dari semak-semak, dan dia bergerak seakan melayang, mungkin sepersekian

detik sudah berada di sisi sebelah sawah yang telah kami lalui, dia membuntuti kami, saya pun

berhenti jalan dan hanya berbalik kebelakang, melihatnya bergerak sangat cepat tetapi masih

tertangkap mata gerakannya, hingga dia berada sangat dekat, kira-kira tidak lebih dari 10 meter di

hadapanku dengan gerakan sangat perlahan, waktu itu sudah malam, saya hanya mundur perlahan



sambil perhatikan bentuknya, warnanya coklat terang, hampir berwarna orange, kaki depan pendek,

kaki belakang tinggi, mukanya agak besar dan menatapku seakan ingin menerkam, saya hanya

memilik HP dengan dilengkapi senternya, maklum HP jadul bin Murah, hehehe. saya mencoba sorot

wajahnya, tapi masih tidak begitu jelas, hanya ciri itu yang sangat jelas. posisi saya waktu itu cukup

berjauhan dari teman-teman ku, karena mereka terus berjalan, dan hanya saya yang berhenti

melihatnya, saya panggil teman ku dengan suara yang sedikit keras agar dia mendengarnya "we...

liatko ini"  dan salah satu teman saya berhenti dan menuju padaku dan berkata "kenapako?" saya

hanya hanya menunjuk mahluk itu dan berkata "binatang apa itu?" saya agak polos saat itu dan agak

takut. teman ku pun langsung teriak "Lari.. lari,, lari ko, bukan binatang itu" sambil menarik tangan

ku, saya pun berlari, ketika telah sampai ke Lokasi Camping, saya taburkan Garam di sekitar

perkemahan kami dengan sedikit bacaan dari Al Qur'an agar kami bisa terlindung (tugas ku tiap

camping memang seperti itu, Korlap dan memastikan semuanya aman). setelah pukul 2 pagi, saya

keluar dan membawa senter dan merasa penasaran dengan mahluk itu, tetapi setelah keliling

sendirian ditemani rokok, saya tidak bertemu apapun yang mencurigakan. besok paginya salah satu

teman saya (kebetulan salah satu penduduk situ) mengatakan kalau itu adalah "parakang". ini kali ke

dua saya bertemu mahluk jadi-jadian ini.
Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. NONTON BOKEP, DOWNLOAD BOKEP, STREAMING BOKEP - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger jasa seo | Created By ThemeXpose | viagra | | mebel jepara | alat bantu sex | produk moment service sofa bandung | vimax jasa seo | jasa seo medan vimax tukang taman surabaya | mebel jepara jual bambu medan mebel jepara SERVICE SOFA BANDUNG | perangsang wanita JASA SEO VIMAX ASLI OBAT PEMBESAR PENIS JUAL OBAT ABORSI OBAT PEMBESAR PENIS OBAT PENGGUGUR KANDUNGAN OBAT KUAT VIAGRA OBAT KENCING NANAH VIMAX ASLI Obat pembesar hammer of thor OBAT PEMBESAR PENIS Hammer of Thor Hammer of Thor service sofa bandung TUKANG TAMAN SURABAYA VIMAX RENTAL MOBIL MEDAN TUKANG TAMAN SURABAYA RENTAL MOBIL MANADO TOKO BUNGA BANDUNG