logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Mitos Hari Ke Tujuh

Hari ke tujuh atau tujuh hari setelah manusia meninggalkan dunianya sehari-hari merupakan hari-hari

yang sangat sakral dan penuh dengan ritual-ritual untuk mendoakan yang dilakukan oleh keluarga

yang ditinggalkan kepada orang yang sudah meninggal. Di beberapa negara, budaya, dan

kepercayaan hal ini masih dijalankan dan dipercayai, kebanyakan merupakan tradisi dari negara-

negara di asia.

Orang-orang China bahkan percaya bahwa orang yang telah meninggal, rohnya masih berkeliaran di

dunia ini selama 7 hari sejak kematiannya. Dalam 7 hari itu sebelum menuju ke alamnya, roh itu

akan mengunjungi tiap orang yang dicintainya untuk terakhir kali. Dan selama hari itu, keluarga yang

ditinggalkan sering menyiapkan jamuan khusus seperti makanan kesukaannya, menata perlengkapan

dan peralatan dengan rapi di rumah, dan berbagai ritual lainnya. Mereka juga harus tidur lebih awal

agar tidak mengganggu kedatangan roh itu ke rumahnya pada waktu itu, karena dikhawatirkan

keluarga yang masih hidup akan menabrak roh tersebut atau bahkan membuatnya takut.

Berikut cerita pengalaman dari beberapa kesaksian tentang kepercayaan tersebut:

"Ketika itu saya terlambat naik untuk masuk ke kamarku. Menurut kepercayaan dan tradisi, kami

seharusnya sudah tidur lebih awal agar roh ayah mertua kami bisa kembali dan mengunjungi kami

untuk terakhir kalinya. Suamiku sudah tidur duluan ketika saya baru hendak masuk ke kamar untuk

tidur. Baru saja meraih gagang pintu untuk membuka kamarku, saya dikejutkan oleh suara seperti

seseorang sedang mengetuk pintu depan di rumah kami. Saya lalu merasa agak ketakutan, apalagi

karena semua orang di rumah sudah tidur setidaknya berpura-pura tidur. Atau mungkin saya salah

mendengarnya karena begitu lelah dengan perihal pekerjaan rumah tangga dan juga menyiapkan

makanan yang cukup banyak seharian ini.

Ketukan itu datang lagi, kali ini saya yakin mendengarnya dengan jelas. Saya berjalan menuruni anak

tangga yang ujungnya menuju ke ruang tamu, saat itu juga saya menemukan pembantu rumah kami

ternyata keluar dari kamarnya dilantai bawah, mungkin karena mendengar ketukan itu juga.

Perasaan saya seolah terbiasa mendengar keributan seperti ini. Sungguh mengingatkanku kepada

ayah mertuaku, yang selalu melakukan hal ini ketika dia lupa membawa kunci rumah. Tapi siapa lagi


yang mengetuk pintu selarut ini? Pembantuku lari menuju ke pintu itu dan segera membukanya,

sementara saya masih berdiam di tengah tangga. Namun saya bisa dengan jelas langsung melihat

keluar bahwa tak ada seorang pun disana, setelah pintu itu dibuka. Dengan cepat pembantu kami

menutup pintu depan dan menguncinya lagi. Dia dan saya akhirnya kembali ke kamar tidur masing-

masing dan tidak saling mengucapkan apa-apa.

Esoknya kami semua tetap menyimpan cerita ini, hanya merasa kepercayaan dan tradisi hari ke 7 itu

mungkin benar adanya".

"Mereka selalu bilang bahwa anak kecil bisa melihat sesuatu yang orang dewasa tidak bisa, tapi

karena mereka masih terlalu kecil untuk berbicara mereka kadang sulit menggambarkannya pada kita

apa yang mereka lihat. Sesuatu yang seperti ini pernah terjadi ketika hari ke 7 sejak kematian ibuku.

Ketika itu sudah malam jadi kami semua -saudara dan saudariku, termasuk keluargaku bersiap-siap

untuk tidur. Setelah beberapa saat, kami semua tampak sudah terlelap. Anakku yang berusia 9 bulan

tiba-tiba mulai menangis pada tengah malam, istriku dan saya terbangun untuk melihat ke kamar

putriku dan menemukannya sudah terduduk menangis dan terus menangis. Kami berdua bertanya

apa yang mengganggunya, tapi dia tetap saja menangis.

Saya menggendongnya segera, berusaha menenangkannya tapi tak berhasil juga. Akhirnya istriku

mendekat dan menanyakan lagi apa yang membuatnya menangis. Putriku lalu menunjuk di salah satu

sudut di kamar kami sambil tetap melanjutkan tangisnya. Kami berdua langsung melirik ke sudut itu,

namun tidak ada apa-apa disana. Tapi anak ini terus saja menangis dan menunjuk-nunjuk ke arah

sudut yang ada disana.

Setelah beberapa saat ketika dia sudah lelah, kami merapikan kembali bantalnya dan menemaninya

sampai tertidur. Tak lama, putri kami akhirnya tertidur kembali dengan tenang.

Saya dan istri tidak tahu harus berkata apa tapi putriku jelas melihat "sesuatu" yang tidak bisa kami

lihat. Mungkin dia melihat roh ibu, namun tak dapat mengenalinya".
Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. NONTON BOKEP, DOWNLOAD BOKEP, STREAMING BOKEP - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger jasa seo | Created By ThemeXpose | viagra | | mebel jepara | alat bantu sex | produk moment service sofa bandung | vimax jasa seo | jasa seo medan vimax tukang taman surabaya | mebel jepara jual bambu medan mebel jepara SERVICE SOFA BANDUNG | perangsang wanita JASA SEO VIMAX ASLI OBAT PEMBESAR PENIS JUAL OBAT ABORSI OBAT PEMBESAR PENIS OBAT PENGGUGUR KANDUNGAN OBAT KUAT VIAGRA OBAT KENCING NANAH VIMAX ASLI Obat pembesar hammer of thor OBAT PEMBESAR PENIS Hammer of Thor Hammer of Thor service sofa bandung TUKANG TAMAN SURABAYA VIMAX RENTAL MOBIL MEDAN TUKANG TAMAN SURABAYA RENTAL MOBIL MANADO TOKO BUNGA BANDUNG