logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Pelajaran Sekolah Sabat Dewasa - Triwulan II 2015, 4 Juni 2015


Kamis, 4 Juni


Pemimpin yang Melayani


Bacalah Lukas 22:24-27. Bahkan sementara murid-murid bersiap untuk paskah, mereka berdebat tentang siapa yang terbesar di antara mereka dalam kerajaan-Nya. Bagaimanakah Yesus merespons kebodohan mereka, dan apakah yang sangat berbeda dengan jawaban-Nya?


Jawaban Yesus adalah jawaban yang sangat berbeda dalam sejarah kepemimpinan. Firaun, Nebukadnezar, Aleksander, Yulis Cesar, Napoleon, dan Jenghis Khan, mereka semua melihat kepemimpinan dalam arti kekuasaan dan otoritas terhadap orang lain. Demikianlah kira-kira bagaimana dunia selalu bertindak dalam kekuasaan.

“’Tetapi kami tidaklah demikian, melainkan” kata Yesus, “yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan” (Lukas 22:26). Dengan berkata demikian, Tuhan atas jagat raya memutar balikkan definisi kepemimpinan: “Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu; sama seperti Anak Manusia datang buka untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang” (Mat. 20:26-28).

Dalam mendefinisikan pelayanan dan penyangkalan diri sebagai prinsip utama jalan dan kepemimpinan-Nya, Yesus memperkenalkan suatu dinamika yang baru terhadap hubungan antara manusia; Kepuasan bukan dari kekuasaan melainkan dari pelayanan; kepemimpinan mendapatkan otoritasnya bukan dari posisi melainkan dari pelayanan; perubahan tidak dimulai dari takhta, melainkan dari salib. Hidup untuk mati (Yohanes 12:24).

Dalam Lukas 9: 46-48 sesuatu yang sama muncul di antara murid-murid Yesus tentang siapa yang terbesar. Prinsip-prinsip duniawi masih mengakar sangat kuat di benak para murid-Nya.

Jawaban sang Tuan langsung mengena pada inti masalah dan memiliki salah satu tantangan terbesar dalam kehidupan secara umum dan dalam kehidupan Kristen secara khusus. Kata-kata Yesus, khususnya pada bagian tentang menjadi “terkecil di antara kamu” (ayat 48) benar-benar menunjukkan betapa terbaliknya prioritas-prioritas dunia.


Dengan prinsip-prinsip dunia yang benar bertentangan dengan yang Yesus ajarkan di sini, bagaimanakah kita dapat bertahan jika kita menerapkan prinsip-prinsip-Nya di dalam kehidupan kita sendiri?

Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. NONTON BOKEP, DOWNLOAD BOKEP, STREAMING BOKEP - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger jasa seo | Created By ThemeXpose | viagra | | mebel jepara | alat bantu sex | produk moment service sofa bandung | vimax jasa seo | jasa seo medan vimax tukang taman surabaya | mebel jepara jual bambu medan mebel jepara SERVICE SOFA BANDUNG | perangsang wanita JASA SEO VIMAX ASLI OBAT PEMBESAR PENIS JUAL OBAT ABORSI OBAT PEMBESAR PENIS OBAT PENGGUGUR KANDUNGAN OBAT KUAT VIAGRA OBAT KENCING NANAH VIMAX ASLI Obat pembesar hammer of thor OBAT PEMBESAR PENIS Hammer of Thor Hammer of Thor service sofa bandung TUKANG TAMAN SURABAYA VIMAX RENTAL MOBIL MEDAN TUKANG TAMAN SURABAYA RENTAL MOBIL MANADO TOKO BUNGA BANDUNG