logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Rabu, 17 Juni


Rabu, 17 Juni


Allah Versus Kaisar


Bacalah Lukas 20:20-26. Bagaimanakah kita mengambil apa yang Yesus ajarkan di sini dan menerapkannya pada situasi kita sendiri di negara mana saja kita hidup?


Pada zaman Yesus, perpajakan oleh Roma adalah masalah yang rentan. Sekitar tahun 6T., menurut Yosefus, Yudasnya orang Galilea, seorang pemimpin revolusioner, menyatakan bahwa membayar pajak kepada Kaisar adalah pengkhianatan terhadap Allah. Masalahnya, bersamaan dengan beberapa orang yang mengaku dan yang berminat, memicu pemberontakan anti Romawi secara berkala. Terhadap latar belakang yang sensitive seperti itu, pertanyaan yang diajukan kepada Yesus tentang apakah menurut hukum membayar pajak mengungkapkan motif tersembunyi dari para pengintrogasi: memberikan jawaban bahwa hal itu menurut hukum akan menempatkan Yesus pada pihak Roma, menampilkan bahwa Dia tidak bisa menjadi raja orang Yahudi sebagaimana dinyatakan oleh orang banyak pada saat Dia memasuki Yerusalem; mengatakan tidak menurut hukum dapat mengandung arti bahwa Yesus mengikut minat orang Galilea dan menyatakan pemerintahan Romawi itu melanggar hukum, akan menemukan diri-Nya terhadap tuduhan pengkhianatan. Mereka berharap untuk menempatkan Yesus dalam jerat di mana Dia tidak dapat melarikan diri.

Meskipun demikian, Yesus mengetahuinya dengan jelas. Ia menunjuk kepada gambar Kaisar pada mata uang itu dan mengucapkan putusan-Nya: “Kalau begitu berikanlah kepada kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah” (Lukas 20:25). Hidup di bawah kaisar, yang uangnya digunakan untuk keperluan sehari-hari, memiliki kewajiban untuk Kaisar. Tetapi kemudian ada kewajiban lain, yang lebih besar, yang bersumber dari kenyataan bahwa kita diciptakan menurut citra Allah dan bahwa kepada-Nya kita berutang kesetiaan paling utama kita.

“Jawab Kristus bukannya jawab untuk menghindar, melainkan suatu jawab yang terus terang atas pertanyaan itu…Ia menyatakan bahwa karena mereka hidup di bawah perlindungan kuasa Roma, mereka harus memberikan kepada kekuasaan itu sokongan yang dituntutnya, selama kekuasaan ini tidak bertentangan dengan kewajiban yang lebih tinggi. Tetapi sementara  tunduk pada undang-undang negara dengan damai, mereka harus memberikan kesetiaan mereka yang utama kepada Allah.” Ellen. G. White, Alfa dan Omega, jld. 6, hlm. 228, 229.


Apakah cara-cara yang kita dapat lanjutkan untuk menjadi masyarakat yang baik di negara mana saja kita hidup, saat yang sama mengetahui bahwa kewarganegaraan kita yang sejati berada di sebuah kota “yang direncanakan dan dibangun oleh Allah” (Ibr. 11:10)?
Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. NONTON BOKEP, DOWNLOAD BOKEP, STREAMING BOKEP - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger jasa seo | Created By ThemeXpose | viagra | | mebel jepara | alat bantu sex | produk moment service sofa bandung | vimax jasa seo | jasa seo medan vimax tukang taman surabaya | mebel jepara jual bambu medan mebel jepara SERVICE SOFA BANDUNG | perangsang wanita JASA SEO VIMAX ASLI OBAT PEMBESAR PENIS JUAL OBAT ABORSI OBAT PEMBESAR PENIS OBAT PENGGUGUR KANDUNGAN OBAT KUAT VIAGRA OBAT KENCING NANAH VIMAX ASLI Obat pembesar hammer of thor OBAT PEMBESAR PENIS Hammer of Thor Hammer of Thor service sofa bandung TUKANG TAMAN SURABAYA VIMAX RENTAL MOBIL MEDAN TUKANG TAMAN SURABAYA RENTAL MOBIL MANADO TOKO BUNGA BANDUNG