logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Rumah Hantu

Saya tinggal di rumah daerah Magelang Jawa Tengah, yang sudah saya tinggali semenjak lahir. Saya

anak ke 2 dari 3 bersaudara. Selain itu saya juga punya adik angkat bernama Leo yang sekarang

masuk RSJ. Nanti akan saya ceritakan mengapa bisa sampai masuk RSJ.

Saya dan 2 saudara saya saat ini tinggal di luar kota. Hingga saat ini rumah itu masih ditempati oleh

kedua orang tua saya. Kalau sedang libur, baru saya pulang, atau orang tua yang berkunjung ke

tempat saya.

Di rumah itu, ada satu ruangan kamar di rumah itu yang saya tempatin dari kecil, dan terakhir

ditempati adik angkat saya, Leo. Karena saya dan adik kandung saya lanjut kuliah di luar kota,

sekarang kamar itu sudah dibongkar.

Dulu waktu saya kecil masih SD kelas 1 saat lagi asyik mengerjakan PR ditemani Ibu, waktu itu Ibu

saya lagi mengoreksi hasil ujian. Maklum Ibu saya guru SD mirisnya saya muridnya juga. Malam itu

saya disuruh tidur, tetapi karena PR belum selesai, saya tidak mau. Akhirnya jam dinding bunyi,

tandanya sudah jam 12 malem. Nah saat itu juga saya melihat tangan seseorang tepat di depan saya,

saya kaget dan menangis. Ibu saya sontak kaget dan langsung mengambil sapu di dekatnya dan

langsung memukul tangan itu sambil baca doa, tapi tangan itu bertambah banyak hingga puluhan,

setelah beberapa saat tangan-tangan itu mulai menghilang satu-persatu, trus saya langsung tidur

meski sampai saat ini saya masih trauma, Subhanallah.

Setelah kejadian itu, bapak saya sering banget ngamuk tanpa sebab, saya sama adik saya sering sakit-

sakitan, dan sering mengalami kesialan, saya dan adik angkat saya juga pernah lari keluar rumah

sambil tidur berjalan, kesurupan dan yang paling parah kesiram air panas bersama-sama adik saya

ketika pembantu saya mengambil air dari teko yang sedianya mau disimpan di termos. Tidak ada

alasan jelas mengapa pembantu melempar teko ke kami, alhasil 2 bulan saya dan adik saya tidak bisa

apa-apa.

Banyak kejadian aneh di rumah ini. seperti, saat kami sekeluarga keluar. Pada saat kembali

diceritakan oleh tetangga, yang katanya melihat maling yang mau masuk rumah. Tetapi tiba-tiba lari

terbirit-birit setelah mencongkel jendela. Padahal rumah kami dalam keadaan kosong waktu itu.

Maling itu ketakutan setelah berhasil membuka jendela, entah apa yang dilihatnya. Saat lari pun si

maling tiba-tiba terjatuh berkali-kali seperti ada yang menendang.

Lama-lama keluarga saya mulai cemas dengan keadaan rumah. Suatu hari keluarga saya kedatangan

tamu dari Malang, beliau tergolong orang pintar. Saat itu saya sudah duduk di bangku SMA, setelah

berkonsultasi sama orang pintar itu, katanya dirumah ada beberapa jimat/pusaka yang tertanam di

bawah pondasi rumah, entah dari mana datangnya, namun diperkirakan sudah ada sebelum rumah

dibangun, dan kabarnya yang tinggal disitu banyak sekali. Termasuk salah satunya sosok orang tua

bersorban putih yang konon penghuni rumah saya yang paling kuat.

Akhirnya orang itu memberikan saran pada saya agar jangan dulu ditempati kamar tidurnya, "namun

saya tetep nekat menempati kamar itu" dan kopi tersebut paginya harus disiramkan di depan kamar

saya. hari demi hari kami lalui seperti itu, bikin kopi, dibuang, bikin kopi lalu dibuang lagi. akhirnya

saat saya kelas 3 SMA, saya mulai menyarankan ke keluarga, kebiasaan buang kopi itu dihilangkan

saja, karena bisa saja kita tergolong musyrik.

Setelah berunding, akhirnya keluarga saya setuju untuk menghilangkan kebiasaan itu, Tapi ini

ternyata jadi masalah besar.



Setelah saya melarang ritual kopi, saya jadi sering mengalami kejadian aneh. sering terdengar suara

tangisan cewek, muncul sosok puluhan wajah dari tembok kamar yang seakan mereka lagi

berbincang-bincang, penampakan tengkorak, puluhan kelelawar masuk kamar dan lain-lain, tetapi

saya tetep nekat menempati itu kamar, karena itu kamar paling besar dirumah.

Sampai saya lulus SMA, saya lanjut kuliah di Semarang. Kamar itu ditempati Leo. Leo tergolong

siswa SMK yang rajin dan pintar, bahkan dia masuk rangking 3 besar di kelasnya. Suatu ketika,

entah mengapa tanpa sebab Leo jarang bicara, dan sesekali ketawa tidak jelas. Bahkan suatu malam

sempat dia ngamuk, semua barang dikamar dibanting, waktu kejadian itu dirumah hanya ada adik

kandung saya sendirian, adik kandung saya hanya bisa sembunyi di kamarnya karena takut. Maklum

Leo orang Flores yang badannya bongsor, bahkan kamar saya nyaris dibakar sama dia, semua

pakaian dalam lemari dikeluarkanya lalu dibakar tepat didalam kamar yang dia kunci dari dalam.

Melihat asap keluar dari kamar, adik kandung saya langsung teriak “kebakaran”. Beberapa tetangga

datang, langsung mencongkel pintu dan langsung memadamkan itu api. Yang bikin kaget lagi,

setelah kejadian itu, Leo malah jadi anak yang rajin ke masjid, shalat, puasa, dan suka ceramah

sendiri, namun, suara yang keluar dari Leo sudah beda, menyerupai orang tua dan wajahnya mirip

orang sakit stroke, bibirnya susah buat ngomong.

Akhirnya setelah beberapa hari, tiba-tiba Leo berubah karakter. Dia jadi suka ngamuk. Sebelumnya

memang pernah mengamuk, tapi ini beda, jauh lebih parah. Lalu keluarga saya mendatangkan kyai.

Katanya Leo kesurupan, dan mohon jangan sampai kabur, karena bisa membahayakan orang yang

dibencinya.

Benar saja, suatu hari saat keluarga saya lengah, Leo tiba-tiba lari, dan sudah tak terkejar, karena

larinya sangat kencang. Setelah seharian mati-matian mencarinya, keluarga saya mendapat kabar

kalau Leo masuk penjara, setelah saya liat TV One, diberitakan juga di media cetak dan internet

"Leo bunuh Ibu Tiri nya sendiri".

Leo tiba-tiba pulang ke rumah bapak kandungnya, dan dengan tega bunuh Ibu tirinya yang

sebenernya memang ia benci, akhirnya setelah dilakukan pemeriksaan kejiwaan, Leo dimasukkan ke

RSJ, kasihan Leo. Sekarang kami sekeluarga kehilangan contact dengan Leo, terakhir denger kabar

Leo sudah di Flores.

Nah singkat cerita, sampai saat ini rumah berhantu ini masih ditempati kedua orang tua saya.

Kemarin baru saja dijebol salah satu temboknya untuk digabungkan dengan ruang tamu. Bapak saya

tiba-tiba berubah menjadi seperti anak kecil, menangis karena kamarnya digusur. Jam 12 malam

bapak saya kabur dari rumah, tidur di bekas reruntuhan tembok yang sudah difungsikan sebagai

penutup lubang sampah di samping rumah.

Setelah kejadian itu, rencana tembok pemisah antara kamar dan ruang tamu mau dibangun kembali,

sampai sekarang tiap malam dirumah saya diadakan yasinan/pengajian. Sebenernya saya ngeri

pulang ke rumah. Tetapi orang tua saya tidak mau pindah dari itu rumah.
Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. NONTON BOKEP, DOWNLOAD BOKEP, STREAMING BOKEP - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger jasa seo | Created By ThemeXpose | viagra | | mebel jepara | alat bantu sex | produk moment service sofa bandung | vimax jasa seo | jasa seo medan vimax tukang taman surabaya | mebel jepara jual bambu medan mebel jepara SERVICE SOFA BANDUNG | perangsang wanita JASA SEO VIMAX ASLI OBAT PEMBESAR PENIS JUAL OBAT ABORSI OBAT PEMBESAR PENIS OBAT PENGGUGUR KANDUNGAN OBAT KUAT VIAGRA OBAT KENCING NANAH VIMAX ASLI Obat pembesar hammer of thor OBAT PEMBESAR PENIS Hammer of Thor Hammer of Thor service sofa bandung TUKANG TAMAN SURABAYA VIMAX RENTAL MOBIL MEDAN TUKANG TAMAN SURABAYA RENTAL MOBIL MANADO TOKO BUNGA BANDUNG