logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Senin, 22 Juni


Senin, 22 Juni


Yudas


“Maka masuklah Iblis ke dalam Yudas, yang bernama Iskariot, seorang dari kedua belas murid itu” (Lukas 22:3). Tidak diragukan lagi Iblis bekerja keras untuk mendapatkan semua murid-murid itu. Namun, ada apakah dengan Yudas yang membuat sehingga memungkinkan musuh itu berhasil bersama dia, berbeda dengan murid yang lain?

Lukas menceritakan bagaimana Yesus berdoa sendirian semalam-malaman di atas bukit sebelum Ia memilih murid-murid-Nya (Lukas 6:12-16). Dan Yesus yakin bahwa dua belas murid itu adalah pemberian Allah kepada-Nya (Yohanes 17:6-9). Apakah Yudas benar-benar sebuah jawaban doa? Bagaimanakah kita dapat memahami apa yang sedang terjadi di sini selain pengkhianatan dan kemurtadan Yudas, apakah maksud Tuhan akan terlaksana? (Lihat 2 Kor. 13:8).

Yudas, yang memiliki begitu banyak potensi, yang dapat menjadikannya seorang Paulus yang lain, justru perginya ke arah yang benar-benar salah. Pengalaman Getsemani apa yang telah terjadi baginya, kalau bukan, seperti kejatuhan di Eden. “Ia telah memupuk roh keserakahan yang jahat itu sampai hal itu telah menjadi motif kehidupannya yang mengendalikan dia. Cinta akan mamon melebihi cintanya bagi Kristus.”-Ellen G. White, Alfa dan Omega, jld. 6, hlm. 359.

Ketika Yesus memberi makan 5.000 orang dengan lima ketul roti dan dua ikan (Lukas 9:10-17), Yudas adalah orang pertama yang melihat nilai politis dari mukjizat itu dan “mendesak rencana untuk memaksa Kristus menjadi raja”-hlm. 362. Tetapi Yesus mencela upaya itu, dan mulailah kekecewaan Yudas:”Harapannya tinggi. Kekecewaannya sangat pahit.”-hlm. 362. Jelas Yudas, seperti juga orang lain, percaya bahwa Yesus akan menggunakan kekuatan luar biasa-Nya untuk mendirikan kerajaan duniawi, dan Yudas jelas-jelas menginginkan kedudukan dalam kerajaan itu. Betapa tragisnya: keinginannya untuk sebuah tempat dalam kerajaan duniawi yang tidak pernah datang menyebabkannya kehilangan tempat dalam kerajaan kekal yang pasti akan datang.

Di lain waktu, ketika seorang pengikut Yesus yang setia memilih untuk mengurapi kaki-Nya dengan minyak yang mahal, Yudas mengecam tindakan wanita itu sebagai penghamburan uang (Yohanes 12:1-8). Semua yang Yudas lihat adalah uang, dan cintanya akan uang telah membayangi kasihnya akan Yesus. Penarikan uang dan kekuasaan telah menuntun Yudas menaruh harga pada pemberian surga yang tak terukur harganya (Mat. 26:15). Sejak itu, “masuklah Iblis ke dalam Yudas” (Lukas 22:3). Dan Yudas menjadi jiwa yang hilang.


Tidak ada yang salah dengan status, kekuasaan, atau uang. Masalahnya datang ketika hal-hal ini (atau apa saja) membayangi kesetiaan kita terhadap Allah. Mengapakah selalu penting untuk memeriksa diri kita sendiri sehingga kita tidak tertipu oleh diri kiat, seperti halnya Yudas?

Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. NONTON BOKEP, DOWNLOAD BOKEP, STREAMING BOKEP - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger jasa seo | Created By ThemeXpose | viagra | | mebel jepara | alat bantu sex | produk moment service sofa bandung | vimax jasa seo | jasa seo medan vimax tukang taman surabaya | mebel jepara jual bambu medan mebel jepara SERVICE SOFA BANDUNG | perangsang wanita JASA SEO VIMAX ASLI OBAT PEMBESAR PENIS JUAL OBAT ABORSI OBAT PEMBESAR PENIS OBAT PENGGUGUR KANDUNGAN OBAT KUAT VIAGRA OBAT KENCING NANAH VIMAX ASLI Obat pembesar hammer of thor OBAT PEMBESAR PENIS Hammer of Thor Hammer of Thor service sofa bandung TUKANG TAMAN SURABAYA VIMAX RENTAL MOBIL MEDAN TUKANG TAMAN SURABAYA RENTAL MOBIL MANADO TOKO BUNGA BANDUNG