logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Wanita Misterius

Sebuah cerita seram tentang seorang pria yang menikahi seorang wanita bernama Amina, di mana dia

belum pernah melihat wajahnya. Kisah ini berdasarkan cerita rakyat kuno di negara-negara Arab,

dalam kisah-kisah 1001 malam.

Ada seorang pemuda bernama Sidi Nouman yang berasal dari keluarga kaya. Dia sudah ingin

menikah, namun belum pernah bertemu dengan pengantinnya. Dia bahkan tidak pernah melihat

wajah gadis itu. Mengikuti kebiasaan saat itu, pernikahan diatur oleh orangtuanya. Dan bagi wanita

yang ingin menikah harus menjaga wajahnya tetap tersembunyi di balik cadar hingga lewat hari

pernikahannya. Apa yang diketahui oleh Sidi hanyalah nama gadis itu Amina.

Ketika pernikahan itu telah selesai, Sidi sangat penasaran dengan wajah pengantin baru yang pulang

bersamanya. Di kamar tidur mereka, Amina membuka cadarnya. Sidi kemudian terkejut dengan

kecantikan yang mempesona dari istrinya. Diselimuti keceriaan, dia menggendong istrinya dan

memeluknya erat-erat. Dan bulan madu mereka dimulai.

Setelah hari pernikahan itu, Sidi Nouman dan istrinya tengah duduk di ruang makan. Pelayan

kemudian datang dan menghidangkan berbagai makanan lezat di atas mejanya. Entah mengapa,

ketika Sidi tengah menyantap makanannya, dia kemudian menyadari bahwa istrinya itu belum

memakan apapun.

Ketika melihatnya, Amina kemudian menarik sebuah kotak besi yang kecil dari sakunya dan

membukanya. Dia lalu mengambil sebuah jarum panjang dan menggunakan jarum itu untuk

mengambil nasinya, bulir demi bulir. Setelah hanya memakan beberapa bulir nasi, Amina menaruh

kembali jarum itu di tempatnya dan meminta permisi dari meja makannya.

Di hari-hari berikut setelah itu, kapan pun mereka makan bersama, Sidi menyadari bahwa istrinya

jarang makan sama sekali. Kadang-kadang dia hanya menelan beberapa potong roti lalu duduk ke

belakang kembali, dan bilang sudah kenyang. Tingkah lakunya yang aneh mulai membuat Sidi

khawatir.

Suatu malam, ketika Amina mengira suaminya sudah tertidur pulas, wanita itu pelan-pelan turun dari

ranjangnya. Sidi hanya berpura-pura tidur dan ketika mendengar istrinya bangun dari tempat

tidurnya, dia menjadi curiga. Tetap menutup matanya rapat-rapat, dia mendengar istrinya berpakaian

dengan tergesa-gesa dan menyelinap tanpa suara keluar kamar.

Ketika istrinya sudah pergi, dia segera bangun dan berpakaian untuk mengikutinya. Melihat dari

jendela, dia menyaksikan istrinya meninggalkan rumah dan berjalan di jalanan. Dia berlari turun

keluar pintu depan dan mengejarnya di bawah cahaya bulan yang menyeramkan, menuju ke sebuah

pemakaman.

Saat itu sudah larut malam dan pemakaman itu sangat hampa. Sidi menyusup dalam bayang-bayang

dan mengintip dari balik tembok pemakaman. Pria itu kemudian terkejut, ketika melihat Amina

menuju ke tengah-tengah makam di mana dia bertemu dengan seorang pria yang sedang menggali

sebuah kubur. Sidi terlalu jauh untuk mendengar apa yang mereka bicarakan.

Bersama-sama, Amina dan pria itu menggali sebuah makam yang baru dan membuka petinya. Sidi

kemudian terperangah dan takut, ketika melihat mereka menarik keluar tubuh yang membusuk di

dalamnya, memotong-motongnya dan memakan bagian mayat itu. Menyantapnya dengan buas dan

lahap untuk memuaskan rasa lapar mereka. Masih bertahan di tempatnya bersembunyi, Sidi gemetar

menyaksikan pemandangan itu.

Ketika sudah selesai menyantap semuanya, Amina dan pria misterius itu mengumpulkan tulang-

tulangnya dan memasukkan mereka kembali ke tempatnya, menutupinya dengan tanah. Tidak

percaya dengan apa yang baru saja disaksikan, Sidi terpaksa pergi menjauh dari pemakaman itu.

Berlari kembali ke rumah dan naik ke ranjangnya, berpura-pura tidur ketika istrinya kembali. Amina

pun melepas gaunnya dan menyelinap dalam selimutnya, tak mengetahui bahwa rahasia buruknya

telah terbongkar.

Sidi Nouman tidak bisa tidur di sisa malam itu, dan di pagi harinya, dia pergi dari rumahnya sebelum

Amina bangun. Dia menuju ke kota untuk bertanya kepada seorang cenayang dan mencari tahu apa

yang harus dilakukannya. Dia memberitahu padanya tentang pernikahannya dengan Amina,

kebiasaan makannya yang mencurigakan dan pemandangan mengerikan yang dilihatnya saat di

kuburan.

"Istrimu seorang Ghoul," kata cenayang itu. "Salah satu setan yang berkeliaran di kota ini, membuat

sarang mereka di gedung-gedung tua yang terbengkalai dan menyelinap di antara orang-orang untuk

memakan daging mereka. Jika mereka tidak menemukan mangsa yang hidup, mereka akan pergi ke

makam-makam untuk mencari mayat."

"Apa yang harus kulakukan?" Sidi memohon dengan berlinang airmata. "Kumohon katakan padaku."

Cenayang itu kemudian memberinya sebuah botol kecil di tangannya yang berisi cairan berwarna

gelap.

"Ambil ini dan pulanglah segera." katanya. "Ketika tiba saatnya, lempar ramuan ini ke matanya dan

kamu akan melihat apa yang harus kamu lihat..."

Ketika Sidi pulang ke rumah, saat itu tepat waktu makan siang mereka. Istrinya kemudian

menyambutnya, dan mengantarnya ke meja makan. Pelayan kemudian menyajikan beberapa

makanan di hadapan mereka.

Seperti biasa, Amina mengeluarkan kotak besinya, mengambil jarum dan mulai mengait nasinya satu

demi satu, dan menaruhnya di dalam mulutnya.

"Kenapa Amina?" kata Sidi pelan. "Apakah ada yang salah dengan makanannya?"

"Tidak, Aku hanya tidak lapar." jawabnya.



"Mungkin ada sesuatu yang lain, yang ingin kamu makan..." Sidi mengatakan itu dengan senyuman

sinis di wajahnya. "Dari semua ini, pasti tidak ada yang lebih manis dari daging busuk sebuah mayat"

Tak lama setelah mendengar kalimat itu, Amina berubah menjadi kasar. Wajahnya menjadi ungu,

matanya melotot seperti ingin meloncat dari tempatnya. Menunjukkan giginya, Amina menyeberangi

meja itu dan dengan kasar mencoba menangkap Sidi. Tapi dia terlalu lambat.

Sidi telah membuka botolnya dan melemparkan cairan di dalamnya ke mata Amina. Segera Amina

yang cantik rupawan, wajahnya berubah menjadi hitam. Kulitnya mulai berasap dan daging yang

menempel di tubuhnya, berjatuhan dari tulangnya. Sidi ketakutan menyaksikan wajah istrinya yang

mulai meleleh. Wanita itu lalu jatuh di atas lututnya dan tubuhnya hangus dan mencair di depan

matanya.

Setelah semua itu, yang tersisa hanyalah kubangan lumpur hitam yang tebal di mana Amina terbuat.
Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. NONTON BOKEP, DOWNLOAD BOKEP, STREAMING BOKEP - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger jasa seo | Created By ThemeXpose | viagra | | mebel jepara | alat bantu sex | produk moment service sofa bandung | vimax jasa seo | jasa seo medan vimax tukang taman surabaya | mebel jepara jual bambu medan mebel jepara SERVICE SOFA BANDUNG | perangsang wanita JASA SEO VIMAX ASLI OBAT PEMBESAR PENIS JUAL OBAT ABORSI OBAT PEMBESAR PENIS OBAT PENGGUGUR KANDUNGAN OBAT KUAT VIAGRA OBAT KENCING NANAH VIMAX ASLI Obat pembesar hammer of thor OBAT PEMBESAR PENIS Hammer of Thor Hammer of Thor service sofa bandung TUKANG TAMAN SURABAYA VIMAX RENTAL MOBIL MEDAN TUKANG TAMAN SURABAYA RENTAL MOBIL MANADO TOKO BUNGA BANDUNG