logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Renungan Pagi “Allahku Yang Ajaib” 09 Juli 2015 Batu Penjuru/ Batu Utama

Renungan Pagi  “Allahku Yang Ajaib”
                                                                  
09  Juli  2015
 
Batu Penjuru/ Batu Utama
 
“Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru” (mazmur 118:22).
 
Pada tanggal 8 Juli 1848, presiden Amerika Serikat, James K. Polk, meletakkan batu dasar sebuah monumen yang selama empat dekade berikutnya menjadi Monumen Washintong setinggi 555 kaki. Banyak benda dan dokumen penting yang disegel di dalam batu penjuru itu. Termasuk waktu itu kapsul harta karun dolar Amerika, 1783 sen, salinan Konstitusi AS dan Deklarasi Kemerdekaan, sebuah Alkitab, Almanak Petani, peta dari berbagai jenis catatan survey pantai, dan daftar artefak yang diawetkan dalam batu penjuru itu. Akhirnya, pada tanggal 6 Desember 1884, “Batu Utama” aluminium ditetapkan sebagai puncak obelisk yang megah. Tiga dari empat sisi batu penjuru di tulis dengan nama-nama orang dan tanggal peristiwa-peristiwa penting dalam pendirian monument itu. Sisi keempat bagian timur – bertuliskan dua kata Latin: Laus Deo,  yang berarti “Pujian bagi Allah.”
 
Batu penuru dan batu utama keduanya adalah elemen penting dalam arsitektur bagunan atau monument. Orang memilih batu penjuru dengan hati-hati, karena batu itu harus menahan tekanan besar beratnya bangunan. Fondasi tidak boleh runtuh oleh karena pengaruh pelapukan dan waktu. Batu penjuru biasanya menandai awal proyek pembangunan, dan batu utama menandai penyelesaian, memberikannya sentuhan akhir. Untuk sebuah bagunan batu adalah alfa dan omega.
 
Dalam Mazmur 118: 22, kata lerosh dalam bahasa Ibrani berarti “kepala” dan pennah bearti “sudut.” Edisi pertama NIV menerjemahkannya sebagai “batu penjuru.” Kebanyakan versi lain menyebut “landasan” atau “kepala landasan” sebagai gantinya. Saya bisa memahami perbedan yang membinggungkan. Dengan posisiya di puncak, batu utama Monumen Washington tentu bisa dianggap sebagai batu kepala, bukan? Sebelum menemukan dan menggunakan instrumen presisi yang umum sekarang seperti digital laser transit, pembangunan membutuhkan referensi yang solid untuk menetapkan orientasi atau stuktur bangunan dan berfungsi sebagai titik acuan yang tak bergerak untuk semua dimensi pengukuran. Setelah ditetapkan dasar, landasan atau batu fondasi  maka hal itu menjadi titik referensi yang solid bahwa semua pengukuran pembangun di dasarkan pada fondasi. Itu juga tepat bila di sebut sudut utama.
 
Sudut utama mengacu kepada Yesus yang adalah standart kita, yang melewati semua ujian, landasan yang berharga untuk dasar yang pasti bagi kehidupan kita (Yes. 28 : 16).
 
Tuhan, saya dengan rendah hati meminta Engkau menajdi Batu Penjuru da Batu Utama hidup saya. Saya tahu bahwa jika saya bisa membuat keputusan setiap hari untuk memercayai Engkau, saya tidak akan pernah runtuh. Jadikanlah saya bait suci.
Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. NONTON BOKEP, DOWNLOAD BOKEP, STREAMING BOKEP - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger jasa seo | Created By ThemeXpose | viagra | | mebel jepara | alat bantu sex | produk moment service sofa bandung | vimax jasa seo | jasa seo medan vimax tukang taman surabaya | mebel jepara jual bambu medan mebel jepara SERVICE SOFA BANDUNG | perangsang wanita JASA SEO VIMAX ASLI OBAT PEMBESAR PENIS JUAL OBAT ABORSI OBAT PEMBESAR PENIS OBAT PENGGUGUR KANDUNGAN OBAT KUAT VIAGRA OBAT KENCING NANAH VIMAX ASLI Obat pembesar hammer of thor OBAT PEMBESAR PENIS Hammer of Thor Hammer of Thor service sofa bandung TUKANG TAMAN SURABAYA VIMAX RENTAL MOBIL MEDAN TUKANG TAMAN SURABAYA RENTAL MOBIL MANADO TOKO BUNGA BANDUNG