logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Kisah Misteri Antu Kaye

Antu Kaye ini berasal dari Sumatera, kisah ini menceritakan tentang hantu yang menghuni perairan

di sana. "Antu" dalam bahasa daerah berarti hantu, dan "Kaye" merupakan air.

Bagi masyarakat Sumatera, ketika ada seseorang yang tenggelam di suatu sungai atau danau, maka

biasanya sosok makhluk halus yang disebut Antu Kaye diyakini sebagai penyebab orang tersebut

tenggelam.

Kisah Antu Kaye di Sumatera memang cukup banyak beredar dan menjadi legenda di masyarakat

Sumatera, terutama yang tinggal di dekat perairan seperti sungai atau danau.

Beredar kabar Antu Kaye sering mencari korbannya ketika berada di dalam air. Antu Kaye akan

menarik tubuh korban hingga ke dasar air menggunakan rambutnya yang panjang. Setelah menyeret

orang itu, maka orang itu akan tenggelam karena tak sempat diselamatkan.

Pernah mendengar kalimat yang berbunyi "Nyisih kau Gadis Juani. Bujang Juandan nak ke kayek"

yang berarti "Pergi kau Juani, Pemuda Juandan hendak ke sungai" Kalimat ini mungkin pernah

diucapkan para orangtua zaman dulu kepada anak-anaknya. Konon, kalimat itu merupakan rapalan

untuk mengusir Antu Kaye dari sungai atau air. Menurut mitosnya, setelah mendengar seseorang

mengatakan itu, Antu Kaye akan bersembunyi atau melarikan diri karena tidak mau bertemu dengan

"Bujang Juandan" terkait masa lalunya.

Menelusuri kisah Antu Kaye, memang tidak mudah. Tidak banyak orang yang mengetahui dari mana

asal Antu Kaye dan mengapa hingga makhluk ini suka mengincar orang-orang yang berenang di

perairan Sumatera. Namun, ada sebuah cerita rakyat Sumatera yang mungkin menjadi dasar dari

keberadaan Antu Kaye penghuni dasar perairan ini.

Suatu waktu, hidup seorang gadis bernama Juani yang tinggal di sebuah desa kecil. Walau tinggal di

desa kecil, kecantikan Juani sangat terkenal di seluruh desa. Tidak heran, banyak pemuda yang ingin

mengajaknya berkencan. Namun, semua pemuda yang datang ke rumahnya selalu ditolaknya dengan

alasan belum ingin terlibat asmara dengan siapa pun.


Orangtua Juani bukanlah keluarga yang berkecukupan. Ketika terjerat hutang yang cukup besar,

maka orangtua Juani terpaksa menyetujui pinangan seorang pemuda kaya raya bernama Juandan.

Dia bukanlah pemuda yang tampan, lebih buruknya lagi pemuda itu menderita penyakit kulit di

hampir sekujur tubuhnya. Orang-orang bahkan mengenal Juandan sebagai "Pemuda Kurap" karena

penyakit kurap yang dimilikinya.

Mengetahui dirinya telah dijodohkan dengan pemuda buruk rupa itu, Juani sangat sedih. Sebenarnya,

Juani ingin menolak dan lari dari perjodohan sepihak tersebut. Namun, dia juga kasihan dengan

ayahnya yang harus menanggung seluruh hutang kepada keluarga Juandan. Hari demi hari, hidup

Juani dijalaninya dengan air mata kesedihan, dia tidak bisa melawan takdirnya. Ketika hari

pernikahan sudah mulai dipersiapkan, seluruh warga desa turut mengatur pernikahan ini, dan malam

yang ditunggu-tunggu pun akhirnya tiba. Juani yang cantik kemudian dipakaikan hiasan pengantin

yang menambah keelokan kulit putihnya yang halus, dengan gaun pernikahan yang anggun, dan

rambutnya yang panjang diatur sedemikian indahnya. Namun, malam itu Juani menunggu di

kamarnya seraya berurai air mata.

Ketika rombongan dari keluarga pemuda kaya raya itu datang beserta mempelai prianya, Juani yang

malang semakin kalut. Hatinya hancur, dan tidak berdaya. Di tengah kekacauan pikirannya, Juani

kemudian mengambil keputusan dengan tergesa-gesa. Berurai air mata, dia lalu melarikan diri

melalui pintu belakang rumahnya, dan terjun ke sebuah sungai yang ada di sana. Akhirnya, di

dalamnya sungai itu membuat hidupnya dalam kesedihan yang tak selesai. Kematiannya yang

menyedihkan membuat arwahnya tidak tenang dan kembali untuk menuntut balas. Namun, karena

tenggelam di dalam sungai, arwah Juani tidak bisa lepas dari tempat itu dan menghantui sungai

tersebut.

Sejak itu, setiap orang yang bermain air di sungai itu akan dibawa oleh hantu Juani. Kebanyakan dari

korbannya merupakan anak-anak yang berenang di sungai itu tanpa pengawasan dari orangtuanya.

Hantu Juani kemudian dikenal dengan sebutan Antu Kaye atau Hantu Air.
Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. NONTON BOKEP, DOWNLOAD BOKEP, STREAMING BOKEP - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger jasa seo | Created By ThemeXpose | viagra | | mebel jepara | alat bantu sex | produk moment service sofa bandung | vimax jasa seo | jasa seo medan vimax tukang taman surabaya | mebel jepara jual bambu medan mebel jepara SERVICE SOFA BANDUNG | perangsang wanita JASA SEO VIMAX ASLI OBAT PEMBESAR PENIS JUAL OBAT ABORSI OBAT PEMBESAR PENIS OBAT PENGGUGUR KANDUNGAN OBAT KUAT VIAGRA OBAT KENCING NANAH VIMAX ASLI Obat pembesar hammer of thor OBAT PEMBESAR PENIS Hammer of Thor Hammer of Thor service sofa bandung TUKANG TAMAN SURABAYA VIMAX RENTAL MOBIL MEDAN TUKANG TAMAN SURABAYA RENTAL MOBIL MANADO TOKO BUNGA BANDUNG