logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Kuntilanak Jembatan Citarum

Namaku Fauzi, aku adalah seorang surveyor dari sebuah perusahaan kredit bermotor surveyor adalah

orang yang bertugas melakukan survey ke rumah klien untuk cek validasi apakah klien tersebut layak

atau tidaknya mengambil kendaraan dari perusahaanku.

Sudah hampir 6 bulan aku bekerja, kerjaan seperti surveyor inilah yang membuatku jarang pulang ke

rumahku yang letaknya jauh dari kantor tempat aku bekerja. hingga kemudian aku memutuskan aku

menyewa sebuah kost. dihari pertama aku menempati kost baru ini, saat baru selesai packing barang

tiba-tiba aku mendapatkan pesan untuk melakukan survey ke rumah klien baru. padahal aku lelah

karena baru saja pindah dan baru kali ini juga aku mendapat survey di malam hari.

Aku pun mengurungkan niat untuk beristirahat dan menyalakan motorku lalu berangkat menuju

tempat orang yang akan aku survey. setelah agak lama mencari-cari alamat rumah klienku ini,

akhirnya aku berhasil menemukan alamat rumah klienku ini. kunjungan survey ini memang tidak

terlalu lama, namun tidak terasa waktu sudah melewati tengah malam.

Karena data yang aku perlukan juga sudah terkumpul, akhirnya aku pamit dan pulang. saat itu aku

melihat jam sudah menunjukan 1.30 malam ditambah kondisi jalanan yang sudah sepi. sehingga

dalam perjalanan pulang pikiranku hanya fokus dengan bagaimana aku cepat sampai di kost lalu tidur

nyenyak.

Saat melewati jembatan citarum, tiba-tiba lamunanku terhenti karena aku merasakan ada seorang

yang mengetuk helm. seperti diketuk oleh telunjuk seseorang. aku pikir ada pengendara motor lain

yang marah karena aku mengendarai motorku di tengah jalan dengan kecepatan yang sangat rendah.

akhirnya aku menepi ketepian jalan.

Aku melihat kanan dan kiri, namun hanya jalanan kosong yang gelap tanpa ada orang satu pun. aku

menjadi ketakutan, kondisi jalan yang sangat sepi ditambah aku jadi teringat cerita seram yang aku

dengar mengenai jembatan citarum yang membuatku merinding.

Namun aku coba berusaha bersikap acuh dan melanjutkan perjalanan. tidak berapa lama kemudian,

sekitar beberapa meter. aku kembali merasakan helm ku diketuk lagi, aku kembali mulai ketakutan.

kali ini aku mempercepat laju motorku, tiba-tiba ketukan itu terdengar lagi.

"tok tok tok..."

aku langsung melihat ke kiri dan ke kanan namun tidak ada apa-apa. aku mulai merasakan, merasa

ada yang tidak beres. suara ketukan itu, sekarang terdengar sekali lagi dan sangat jelas, semakin

keras.

Bulu kuduk berdiri seketika, perasaanku mulai tidak tenang. aku merasakan ada sesuatu yang berada

di atasku. untuk memastikan aku pun melihat ke atas...

Ternyata diatasku... kini... aku melihat... ada sesosok kuntilanak. berpakaian putih yang sedang

melayang tepat diatasku, sepertinya kuntilanak itu telah mengikuti dari ketukan yang pertama.

mukanya sangat pucat, rambutnya berantakan tersimbak angin. kain putihnya melayang layang tepat

berada diatasku.

Dia sangat marah, matanya melotot membelalak kepadaku seolah berkata kalo dia akan mengikuti

kemanapun aku pergi. aku merasakan jantungku berhenti berdetak beberapa saat, aku kembali

melihat kedepan sambil mempercepat laju motorku.

Aku tidak berani lagi melihat ke atas, aku terus hanya melihat kedepan sambil berdoa dalam hati.

jalanan yang mulai menanjak dan berkelok-kelok, aku tidak berani melihat ke belakang karena takut

jika kuntilanak itu duduk dibelakangku.

ketika pikiranku sudah tidak bisa berpikir jernih lagi, tiba-tiba saja aku merasakan ada dua buah

tangan yang merangkulku dari belakang dan aku juga merasakan ada sehelai rambut yang terkibas

angin menyentuh leher belakangku.


Aku juga bisa merasakan hembusan nafas yang sangat dingin seperti angin yang merenggus di bawah

telingaku. suara yang sangat menakutkan terus mengganggu telingaku, lama sekali rasanya aku

mengendarai motorku sambil ketakutan. sepertinya sosok kuntilanak itu berada di belakangku. aku

terus berkonsentrasi pada jalan sambil memfokuskan agar pikiranku tidak kosong sampai akhirnya

aku melihat ada sebuah warung di pinggir jalan.

Aku melihat juga beberapa orang yang sedang berada disana, aku sontak langsung berhenti didepan

mereka dan langsung berlari menghampiri mereka. mereka pun heboh sambil bangun dari tempat

duduk mereka dan menatap ke arah jalanan.

Yang mereka lihat hanyalah jalan yang sangat sepi dan di motorku pun mereka tidak melihat siapa-

siapa. Aku menghela nafas sejenak, aku berusaha tenang sampai akhirnya aku menceritakan kejadian

yang aku alami. mereka pun hanya menganggap itu hanya biasa-biasa saja.

Dengan rasa penasaran yang masih ada dan juga kesal, aku melanjutkan perjalanan pulang dan

bernafas lega karena di perjalanan itu aku sudah tidak merasakan lagi suara ketukan di helm.
Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. NONTON BOKEP, DOWNLOAD BOKEP, STREAMING BOKEP - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger jasa seo | Created By ThemeXpose | viagra | | mebel jepara | alat bantu sex | produk moment service sofa bandung | vimax jasa seo | jasa seo medan vimax tukang taman surabaya | mebel jepara jual bambu medan mebel jepara SERVICE SOFA BANDUNG | perangsang wanita JASA SEO VIMAX ASLI OBAT PEMBESAR PENIS JUAL OBAT ABORSI OBAT PEMBESAR PENIS OBAT PENGGUGUR KANDUNGAN OBAT KUAT VIAGRA OBAT KENCING NANAH VIMAX ASLI Obat pembesar hammer of thor OBAT PEMBESAR PENIS Hammer of Thor Hammer of Thor service sofa bandung TUKANG TAMAN SURABAYA VIMAX RENTAL MOBIL MEDAN TUKANG TAMAN SURABAYA RENTAL MOBIL MANADO TOKO BUNGA BANDUNG